Home Binatang Ular Boa Berkembang Biak dengan Cara Ini Ternyata

Ular Boa Berkembang Biak dengan Cara Ini Ternyata

Mungkin dari kita banyak yang belum tahu cara ular boa berkembang biak? atau bahkan belum tahu ular boa itu seperti apa. Yuk mari kita simak penjelasan di bawah ini.

Ular boa berkembang biak dengan metode ovovivipar ataupun kerap diucap pula beranak serta bertelur. Telur terdapat di rahim ular boa, kala dilahirkan ular boa yang baru lahir telah keluar dari cangkang telurnya.

Walaupun ialah hewan yang mengerikan, ular pula dapat membuat kita takjub. Gak cuma ular berbisa, ular berbadan besar yang mencari dengan metode melilit badan mangsanya juga hendak membuat kamu terpukau. Secara universal, terdapat 3 tipe ular yang semacam itu, ialah ular sanca, boa, serta anakonda.

Ketiga tipe ular tersebut mempunyai kemiripan sehingga kadangkala dikira sama. Memanglah, mereka memiliki sebagian persamaan, tetapi terdapat pula sebagian perbedaannya. Apa saja persamaan serta perbedaannya? Ayo, cari ketahui dalam 5 kenyataan tentang ular sanca, boa, serta anakonda berikut ini.

Secara taksonomi, ular sanca ataupun diucap pula ular piton tergabung dalam famili Pythonidae. Dikutip Britannica, keluarga sanca terdiri dari dekat 4 puluh spesies. Salah satu spesies sanca yang populer merupakan sanca kembang( Python reticulatus) yang ialah spesies ular terpanjang di dunia.

Sedangkan, boa terdiri dari tipe boa sejati( famili Boidae) yang mempunyai dekat 4 puluh spesies, plus tipe boa mascerene( famili Bolyeriidae) serta boa kerdil( famili Tropidophiidae). Spesies boa yang populer salah satunya merupakan boa pembelit( Boa constrictor) yang ialah spesies boa sangat universal.

Gimana dengan anakonda? Nah, sesungguhnya mereka pula tercantum ke dalam famili Boidae, yang maksudnya anakonda merupakan salah satu tipe boa. Tetapi, secara spesial, mereka masuk ke dalam genus Eunectes, yang dalam bahasa Yunani berarti perenang yang baik. Seperti itu mengapa anakonda kerap diucap pula boa air. Dikala ini, terdapat 4 spesies anakonda yang dikenal.

Yang sangat mencolok dari penampilan boa, sanca, serta akanonda pasti merupakan dimensi mereka yang luar biasa besar. Semacam tadi disebutkan, ular sanca kembang merupakan ular terpanjang di dunia dengan panjang dapat menggapai 9, 6 m.

Sedangkan, predikat ular terbanyak di dunia dipunyai anakonda hijau( Eunectes murinus) yang panjangnya menggapai 8, 8 m serta berat 250 kilogram. Tetapi, terdapat pula yang berdimensi kecil, misalnya sanca kerdil( Antaresia perthensis) yang panjangnya menggapai 60 centimeter serta berat 210 gr, semacam dikutip Animal Diversity.

Sanca serta anakonda mempunyai persebaran yang berbeda

Di mana sanca, boa, serta anakonda hidup? Ular sanca mempunyai persebaran di Asia, Afrika, sampai Australia. Indonesia merupakan salah satu tempat hidup mereka, misalnya sanca kembang. Ular boa hidup di Amerika, walaupun mereka pula terdapat di Asia, Afrika, serta Eropa. Sedangkan, anakonda cuma dapat ditemui di Amerika Selatan.

Soal habitat, sanca umumnya hidup di darat ataupun di atas tumbuhan. Mereka pula dapat berenang, tetapi dikala mencari umumnya mereka melaksanakannya di darat. Begitu pula dengan boa, sebagian besar dari mereka hidup di darat ataupun tumbuhan. Salah satunya yang berbeda merupakan anakonda, mereka menghabiskan banyak waktu di dekat air dan kerap mencari di dalam air.

Predator yang menewaskan mangsa dengan lilitannya

Boa, sanca, serta anakonda pasti merupakan karnivor. Selaku predator, mereka menangkap mangsa dengan memakai kekuatan lilitannya. Sebab berdimensi besar, ketiga tipe ular ini mampu memangsa hewan yang berdimensi besar pula.

Dikutip halaman Sciencing, hewan yang jadi mangsa mereka mencakup hewan pengerat, kelinci, burung, kura- kura, serta babi dan mamalia yang lain. Mereka pula mampu memangsa buaya. Sebab berdimensi sangat besar, anakonda hijau apalagi pula dapat memangsa jaguar.

Boa serta anakonda melahirkan, sebaliknya sanca bertelur

Dalam perihal reproduksi, terdapat perbandingan antara boa serta anakonda dengan sanca. Boa serta anakonda tumbuh biak dengan ovovivipar, yang maksudnya mereka bertelur namun telur mereka menetas di dalam rahim induknya sehingga mereka nampak seakan melahirkan semacam mamalia. Induk boa dapat menciptakan 20 sampai 30 balita dalam sekali melahirkan.

Sedangkan, sanca tumbuh biak dengan metode ovipar alias bertelur. Telur ular sanca berdimensi lumayan besar, dapat menggapai panjang 13 centimeter. Bagi Embora Pets, sanca rata- rata bertelur setahun sekali serta sekali bertelur mereka dapat menciptakan 20– 100 butir.

Nyatanya, Ular Dapat Tumbuh Biak dengan 3 Cara

Sahabat tentu telah ketahui dengan hewan bernama ular. Ular ialah salah satu hewan tidak berkaki yang banyak ditakuti orang. Sebagian ular sangat berbisa serta beresiko. Sebagian lagi memiliki badan kokoh buat melilit kita.

Jadi, sahabat jangan heran jika ular jadi salah satu hewan yang ditakuti. Bicara soal ular, sahabat telah ketahui belum jika hewan ini dapat tumbuh biak dengan 3 metode?

Kira- kira, metode apa saja yang digunakan ular buat tumbuh biak? Apakah mereka bertelur? Ataupun mereka melahirkan? Daripada penasaran, lebih baik kita cari ketahui saja, ayo, gimana ular tumbuh biak!

Bertelur( Ovipar)

Dekat 70 persen ular tumbuh biak dengan metode bertelur. Ular tikus, ular rumput, kobra, serta mamba merupakan contoh ular yang tumbuh biak dengan metode bertelur.

Ular umumnya bertelur di dalam batang tumbuhan yang telah sirna, di dalam tanah, serta tempat hangat yang lain. Sebagian ular, semacam ular koral umumnya bertelur serta meninggalkan telur mereka begitu saja.

Tetapi, terdapat pula ular yang melindungi telurnya sampai menetas, contohnya ular kobra.

Melahirkan( Vivipar)

Sebagian tipe ular tumbuh biak dengan metode melahirkan. Boa constrictors serta green anacondas merupakan 2 contoh ular yang tumbuh biak dengan metode melahirkan.

Dikala melahirkan, Boa constrictors serta green anacondas hendak menghasilkan susunan plasenta yang berisi kanak- kanak mereka. Sehabis keluar dari perut ibunya, anak ular itu hendak merobek plasenta yang membungkusnya.

Anak ular itu merobek plasenta yang membungkus badannya dengan gigi telur mereka.

Bertelur serta Melahirkan( Ovovivipar)

Sebagian tipe ular tumbuh biak dengan metode bertelur serta melahirkan. Gimana triknya?

Jadi begini, ular yang tumbuh biak dengan metode ini sesungguhnya bertelur. Tetapi, telur itu ditahan di dalam badannya, tidak dikeluarkan semacam ular lain.

Dikala telur di dalam badannya menetas, balita ular hendak dikeluarkan oleh induknya. Jadi, balita ular itu keluar dalam kondisi utuh serta siap bergerak.

Ular berbisa banyak yang tumbuh biak dengan metode ini. Ular derik serta ular garter merupakan 2 contoh ular yang tumbuh biak dengan metode ini.

Wah, tidak disangka, ya, nyatanya ular tumbuh biak dengan metode yang berbeda- beda.

Ular merupakan hewan yang luar biasa. Jika mayoritas hewan cuma tumbuh biak dengan satu metode, ular mempunyai bermacam- macam metode buat tumbuh biak. Jadi, salah jika kalian mengira sepanjang ini ular cuma tumbuh biak dengan metode bertelur. Berikut kenyataan unik seputar perkembangbiakan ular.

Memanglah benar, sebagian besar ular tumbuh biak dengan metode bertelur (ovipar). Gak Hanya Bertelur, Ular Memanglah Pula Tumbuh Biak dengan Beranak Lho

Dikutip dari Reptile Knowledge, sebagian besar ular, dekat 70 persen merupakan hewan ovipar ataupun tumbuh biak dengan metode bertelur. Telur- telur tersebut wajib dierami supaya senantiasa hangat sampai anak ular menetas dari cangkangnya. Ada pula, nyaris seluruh keluarga ular kolubrid( Colubridae) bertelur, mencakup 2 pertiga dari seluruh tipe ular.

Tetapi, terdapat pula ular yang tumbuh biak dengan metode beranak alias gak bertelur sama sekali( vivipar)

Gak Hanya Bertelur, Ular Memanglah Pula Tumbuh Biak dengan Beranak Lho

Ular yang tumbuh biak dengan metode beranak ataupun vivipar meningkatkan anak- anaknya dengan plasenta serta kantung kuning telur. Perihal ini memanglah gak biasa di golongan reptil. Ada pula, ular yang tumbuh biak dengan metode ini merupakan boa pembelit( Boa constrictor) serta anakonda hijau( Eunectes murinus).

Tidak hanya itu, ular juga terdapat yang tumbuh biak dengan metode bertelur serta beranak sekalian( ovovivipar)!

Bisa jadi kalian hendak takjub dengan metode tumbuh biak ular yang satu ini. Ovovivipar merupakan metode meningkatkan telur dalam badan ular. Tetapi, dikala balita lahir, betina ular hendak menahan telur- telur dalam badannya.

Jadi, dapat dibilang telur tersebut menetas dalam dirinya. Setelah itu, anak ular hendak lahir dari badan betina ular tanpa cangkang sama sekali. Ada pula, salah satu contoh ular yang tumbuh biak dengan metode ini merupakan ular derik( Crotalinae). Luar biasa!

Uniknya, ular- ular yang lahir hendak dibiarkan sendiri semenjak hari pertama. Gak Hanya Bertelur, Ular Memanglah Pula Tumbuh Biak dengan Beranak Lho

Balita ular yang lahir dengan metode vivipar serta ovovivipar hendak dibiarkan sendirian semenjak hari awal! Gak terdapat sama sekali proteksi dari induknya dikala mereka terlahir ke dunia. Semenjak lahir, mereka wajib berjuang sebatang kara mengalami kerasnya alam liar. Itu sebabnya, sebagian spesies ular semacam ular derik telah mempunyai taring serta toksin.

Teruji, ular jadi salah satu hewan yang mempunyai metode perkembangbiakan sangat variatif di antara hewan lain. Dari ketiga metode perkembangbiakan ular tersebut, mana yang sempat kalian amati secara langsung?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here